Rabu, 26 April 2017

Tutorial Membuat Website di Blogger

Cara Membuat Blog di Blogger atau Blogger Gratis

Untuk cara membuat blog di Blogspot gratis, silahkan menuju blogger.com dan login menggunakan akun Google. Jika belum memiliki akun Google (akun Gmail), silahkan menuju tutorial ” Cara Membuat Email Baru Lengkap Gambar “. Setelah anda mempunyai akun gmail atau akun google, silahkan kunjungi ” www.blogger.com  dan kita akan melihat halaman login seperti gambar berikut.

Setelah login kita akan menghadapi pilihan untuk menggunakan identitas seperti dibawah ini, atau kita dapat memilih profil Google plus atau menggunakan profil Blogspot. Lebih di sarankan memilih profil Google plus.

Langsung tekan tombol ” Lanjutkan ke Blogger “.
Setelah itu kita akan melihat halaman membuat blog di blogspot seperti gambar berikut. Pada halaman ini kita akan melihat daftar blog yang telah dibuat, karena kita baru akan memulai dalam membuat blog maka kita belum melihat daftar blog tersebut, untuk memulai membuat blog silahkan klik tombol ” Blog Baru “.


Memberi Nama dan Alamat Blog di Bloggspot/Blogger
Setelah kita klik tombol ” Blog Baru ” kita akan melihat sebuah halaman baru untuk memulai dengan menambahkan nama dan memilih nama domain. Untuk tips trik dalam memilih nama domain silahkan anda kunjungi tutorial ” Tips Cara Memilih Nama Domain Blog atau Website “.
Untuk lebih jelasnya silahkan perhatikan gambar membuat blog di blogspot berikut:

Keterangan nomor pada gambar
  • Nomor 1 adalah tempat kita untuk memberi judul atau nama blog
  • Nomor 2 adalah tempat kita untuk memberi alamat blog kita
  • Nomor 3 adalah tempat kita untuk memilih template blog kita, kita bisa merubah-nya nanti pada halaman template, jadi untuk sementara pilih saja yang standar
  • Nomor 4 merupakan keterangan alamat blog yang kita ketik tersedia atau tidak, pastikan alamat blog tersedia.
  • Nomor 5 adalah tombol untuk mengakhiri , tekan tombol ini jika anda sudah merasa puas dengan nama dan alamat yang anda pilih.

Mengenal Dashboard di Blogspot/Blogger
Sekarang blog kita sudah dibuat tetapi belum selesai sepenuhnya. Ada beberapa pengaturan yang perlu kita lakukan pada blog yang baru dibuat, agar membuat blog di Blogspot kita semakin SEO, seperti merubah template dan menambah halaman. Sekarang kita berada di dashboard Blogspot di mana kita akan melihat backend blog dan bisa pergi ke pengaturan dan membuat perubahan untuk meningkatkan visibilitas blog. Berikut adalah screenshot dashboard beserta penjelasan:

Keterangan nomor pada gambar
  • Nomor 1 merupakan tombol yang bisa kita gunakan jika ingin membuat blog baru
  • Nomor 2 merupakan tombol yang bisa kita gunakan jika ingin membuat post baru
  • Nomor 3 merupakan tombol yang bisa kita gunakan jika ingin melihat blog secara live
  • Nomor 4 merupakan daftar shortcut menuju pengaturan, post, dan lain-lain
  • Nomor 5 merupakan area artikel dari blog yang kita ikuti atau follow
  • Nomor 6 merupakan area identitas atau profil kita di google, dalam area ini kita bisa login dan logut.
Setelah kita mengenal fungsi dari dashboard blogspot/blogger, silahkan anda klik menu “ Ikhtisar ” untuk melihat daftar menu dalam memulai membuat post, halaman, sampai mengatur adsense pada blog kita.
Untuk melihat tampilan blog yang sudah dibuat, silahkan klik tombol no 3 pada nomor diatas, maka tampilan blog akan terlihat seperti gambar dibawah ini. Perhatikan bahwa template sudah sesuai dengan template yang telah dipilih sebelumnya.





Senin, 20 Maret 2017

Pengantar Web Science

Definisi Web Science

Web Science adalah ilmu pengetahuan yang digunakan untuk membuat dan memanipulasi suatu web. Untuk dapat memahami definisi dari Web Science kita harus memahami arti masing-masing kata.

Web Science terdiri dari dua kata dan masing-masing memiliki arti yang berbeda, yaitu Web dan Science. Web atau Website atau Situs adalah kumpulan halaman yang dapat menampilkan informasi, dapat berupa text, gambar, animasi, suara, atau gabungan dari semuanya, baik bersifat statis maupun dinamis dan membentuk suatu rangkaian yang saling terkait yang dihubungkan dengan jaringan halaman.

Setelah mengetahi arti kata Web atau Website, selanjutnya adalah Science. Science merupakan suatu ilmu pengetahuan yang bersifat akurat atau pasti yang didapat melalui serangkaian penelitian. Science juga berhubungan dengan segala sumber ilmu pengetahuan yang bermanfaat begi kehidupan manusia.

Dengan mengetahui masing-masing dari dua kata terserbut, yaitu Web dan Science. Maka, dapat disimpulkan Web Science adalah segala sesuatu yng berhubungan dengan ilmu pengetahuan yang bermanfaat dan dapat digunakan sebagai referensi dalam mencari informasi. Diperoleh dari sumber terpercaya dan akurat yang dapat diakses melalui dunia maya atau dengan basis Web.

Sejarah Web

Sejarah Web bermula di European Laboratory for Particle Physics (lebih dikenal dengan nama CERN), di kota Geneva dekat perbatasan Perancis dan Swiss. CERN merupakan suatu organisasi yang didirikan oleh 18 negara di Eropa. Dibulan Maret 1989, Tim Berners dan peneliti lainnya dari CERN mengusulkan suatu protokol sistem distribusi informasi di Internet yang memungkinkan para anggotanya yang tersebar di seluruh dunia saling membagi informasi dan bahkan untuk menampilkan informasi tersebut dalam bentuk grafik.
Web Browser pertama dibuat dengan berbasiskan pada teks. Untuk menyatakan suatu link, dibuat sebarisan nomor yang mirip dengan suatu menu. Pemakai mengetikkan suatu nomor untuk melakukan navigasi di dalam Web. Kebanyakan software tersebut dibuat untuk komputer-komputer yang menggunakan Sistem Operasi UNIX, dan belum banyak yang bisa dilakukan oleh pemakai komputer saat itu yang telah menggunakan Windows. Tetapi semua ini berubah setelah munculnya browser Mosaic dari NCSA (National Center for Supercomputing Applications).
Di bulan Mei 1993, Marc Andreesen dan beberapa murid dari NCSA membuat Web browser untuk sistem X-Windows yang berbasiskan grafik dan yang mudah untuk digunakan. Dalam beberapa bulan saja, Mosaic telah menarik perhatian baik dari pemakai lama maupun pemakai baru di Internet. Kemudian NCSA mengembangkan versi-versi Mosaic lainnya untuk komputer berbasis UNIX, NeXT, Windows dan Macintosh.
Pada tahun 1994, Marc Andreesen meninggalkan NCSA, dan kemudian bersama Jim Clark, salah satu pendiri dari Silicon Graphics, membuat Netscape versi pertama. Kehadiran Netscape ini menggantikan kepopuleran Mosaic sebagai Web browser dan bahkan sampai saat ini Netscape merupakan browser yang banyak digunakan setelah Internet Explorer dari Microsoft.
Pada tahun yang sama CERN dan MIT mendirikan suatu konsorsium yang dinamakan World WIde Web Consortium (W3C) yang bertugas untuk membangun standar bagi teknologi Web.
Pada awal perkembangannya, sewaktu browser masih berbasiskan teks hanya terdapat sekitar 50 website. Di akhir tahun 1995 jumlah ini telah berkembang mencapai sekitar 300.000 web site. Dan diperkirakan sekarang ini jumalh pemakai Web telah mencapat sekitar 30-an juta pemakai diseluruh dunia.
Awal mula Web Science didirikan pada tahun 2006 dengan nama Web Science Research Initiative (WSRI). Web Science ini awalnya adalah hasil dari Memorandum of Understanding antara MIT CSAIL dan University of Southamton, ECS. Ambisinya adalah mengkoordinasi dan mendukung sentralisasi pembelajaran World Wide Web. Sejak awal diluncurkan, konsep Web Science sudah menyebar secara meluas dan mengukuh diri sebagai area aktifitas yang penting. Website pertama kali ditemukan oleh Sir Timothy John, tim Berners-Lee. Pada tahun 1991 Website terhunung dengan jaringan. Dengan tujuan untuk mempermudah tukar menukar informasi.

Aktifitas WSRI fokus pada artikulasi agenda penelitian untuk komunitas scientific, mengkoordinasi pengembangan materi pembelajaran Web Science dan mengikat pemikiran tentang kepemimpinan pada sektor yang berkembang ini. Untuk melanjutkan aktifitasnya dan mendukung pengembangan Web Science secara global, para direktur WSRI membuat badan amal the Web Science Trust (WST). WST bekerja sama dengan World Wide Web.

1.      Web 1.0, Web 2.0, Web 3.0
A.    Web 1.0
Merupakan teknologi Web generasi pertama yang merupakan revolusi baru di dunia Internet. Web1.0 adalah teknologi Web yang pertama kali digunakan dalam aplikasi World Wide Web. Pada dasarnya Website yang dibangun pada generasi pertama ini secara umum dikembangkan untuk pengaksesan informasi dan memiliki sifat yang sedikit interaktif.
Karakteristik Web 1.0 adalah :
1)      Merupakan halaman Web statis atau hanya berfungsi untuk menampilkan atau Read Only.
2)      Halaman masih dalam design Html murni,  dan hanya memungkinkan untuk melihat tanpa interaksi.
3)      Masih menggunakan form-form yang dikirim melalui E-mail, sehingga biasanya hanya komunikasi satu arah.

B.     Web 2.0
Web 2.0 adalah sebuah istilah yang dicetuskan pertama kali oleh O’Reilly Media pada tahun 2003, dan dipopulerkan pada konferensi Web 2.0 pertama kali di tahun 2004, merujuk pada generasi yang dirasakan sebagai generasi kedua layanan berbasis Web seperti situs jaringan social, wiki, perangkat komunikasi, dan folksonomi yang menekankan pada kolaborasi online dan berbagi anter pengguna. Web 2.0 merupakan Web yang mengarah pada “Read and Write”. Pada Web 2.0 ini adalah Web yang lebuh mempunyai keunggulan daripada Web 1.0. web 2.0 mempunyai inovasi dari fitur-fitur yang terbaru yang menyebabkan munculnya suatu pandangan tentang bagaimana isi Web 2.0 ini.
Karakteristik web 2.0. adalah:
1)      Web sebagai platform.
2)      Data sebagai pengendali utama.
3)      Efek jaringan diciptakan oleh arsitektur partisipasi.
4)      Inovasi dalam perakitan sistem serta situs disusun dengan menyatukan fitur dari pengembang yang terdistribusi dan independen (semacam model pengembangan “open source”).
5)      Model bisnis yang ringan, yang dikembangkan dengan gabungan isi dan layanan.
6)      Akhir dari sikllus peluncuran (release cycle) perangkat lunak (perpetual beta).
7)      Mudah untuk digunakan dan diadopsi oleh user.

C.     Web 3.0
Pada tahun 2001, Tim Berners-Lee, penemu World Wide Web, menulis sebuah artikel ilmiah yang menggambarkan Web 3.0 sebagai sebuah sarana bagi mesin untuk membaca halaman-halaman Web. Web 3.0 berhubungan dengan konsep Web semantik, yang memungkinkan isi web dalam bentuk format yang bisa diakses oleh agen-agen software.
menurut John Markoff, Web 3.0 adalah sekumpulan teknologi yang menawarkan cara baru yang efisien dalam membantu komputer mengorganisasi dan menarik kesimpulan dari data online. Keunikan dari Web 3.0 adalah konsep dimana manusia dapat berkomunikasi dengan mesin pencari. Kita bisa meminta Web untuk mencari suatu data spesifik tanpa bersusah-susah mencari satu per satu dalam situs-situs Web. Web 3.0 juga mampu menyediakan keterangan-keterangan yang relevan tentang informasi yang ingin kita cari, bahkan tanpa kita minta.
Karakteristik web 3.0. adalah:
1)      Web semantic.
2)      Format mikro.
3)      Pencarian dalam bahasa pengguna.
4)      Penyimpanan data dalam jumlah besar.
5)      Pembelajaran lewat mesin.
6)      Agen rekomendasi, yang merujuk pada kecerdasan buatan Web.

Arsitektur Web

Arsitektur Website adalah suatu pendekatan terhadap desain dan perencanaan situs yang, seperti arsitektur itu sendiri, melibatkan teknis, kriteria estetis dan fungsional. Seperti dalam arsitektur tradisional, fokusnya adalah benar pada pengguna dan kebutuhan pengguna. Hal ini memerlukan perhatian khusus pada konten web, rencana bisnis, kegunaan, desain interaksi, informasi dan desain arsitektur web. Untuk optimasi mesin pencari yang efektif perlu memiliki apresiasi tentang bagaimana sebuah situs Web terkait dengan World Wide Web.  

Macam-macam Arsitektur Web :
1)      Pattern /Pola.
2)      Framewok.
3)      Model View Control (MVC).
4)      Struts.
5)      Codeigniter.
6)      Integrasi Sistem.
7)      Soa

Konsep dan Pengamanan Web

Konsep dasar untuk keamanan Web dan Web service, keamanan atau security pada sebuah situs busa dikatakan merupakan sesuatu hal yang sangat wajib hukumnya bagi pelaku bisnis online seperti IM atau Online Store, pasalnya semua kegiatan yang berkaitan dengan akses data dan lain sebagainya hingga akhirnya bisa menjadi materi terjadi pada akses Web tersebut.

Teknologi keamanan yang biasa digunakan untuk mengatasi aspek keamanan pada sistem berbasis Web pada umumnya, seperti Secure socket Layer (SSL)/ Transport Secure Layer (TSL), tidak cukup memadai jika diterapkan pada system berbasis Web Service. Hal ini dikarenakan SSL/TLS menyediakan solusi kemanan dengan konteks point-to-point pada level transport layer. Sementara karakteristik transaksi Web Service, membutuhkan pengamanan dalam konteks end-to-end pada level application layer. Teknologi Firewall yang menyediakan pengamanan pada level Network Layer juga tidak cukup memadai, karena karakteristik transaksi Web Service yang menggunakan standard internet (HTTP, SMTP, FTP) akan dilewatkan oleh Firewall karena dianggap Sebagai trafik Internet pada umumnya (firewall friendly).

STANDAR PENGAMANAN WEB

XML signatures merupakan dokumen XML yang berisi informasi mengenai tanda tangan digital. Tanda tangan digital dapat dilakukan terhadap dokumen dengan tipe apapun, termasuk dokumen XML. XML signatures dapat ditambahkan pada dokumen XML yang ditandatangani ataupun dapat berupa sebuah dokumen XML tersendiri. Secara garis besar, struktur XML signatures adalah sebagaimana (dimana “?” menandakan nol atau satu kemunculan, “+” menandakan satu atau lebih kemunculan, dan “*” menandakan nol atau lebih kemunculan) ditampilkan pada

Kode XML
Salah satu keuntungan penggunaan standar XML signature adalah dapat dilakukannya penandatanganan sebuah dokumen XML oleh lebih dari satu pihak. Pihak tertentu hanya akan menandatangani elemen XML yang menjadi tanggung jawabnya.

XML Encryption
Pengamanan terhadap data yang dipertukarkan merupakan salah satu kebutuhan yang muncul pada proses pertukaran data. W3C telah merekomendasikan Enkripsi XML sebagai metode alternatif untuk pengamanan data dengan menggunakan format XML. Namun demikian, Enkripsi XML dirancang untuk dapat diterapkan baik pada data XML maupun data non XML.
Implementasi Enkripsi XML memungkinkan penggabungan data yang telah dienkripsi dengan data yang tidak dienkripsi di dalam satu dokumen XML. Dengan demikian, proses enkripsi maupun dekripsi dapat dilakukan hanya pada data yang memang perlu diamankan saja.

XML Key Management Specification

XML key management specification (XMKS) merupakan sebuah spesifikasi infrastruktur yang digunakan untuk pengamanan transaksi berbasis XML. Pada web services digunakan format komunikasi data berbasis XML dan untuk keamanan data-data tersebut digunakan teknik kriptografi kunci-publik. Pengelolaan terhadap kunci-publik ditentukan dengan adanya public-key infrastructure (PKI).
XKMS merupakan bentuk pengembangan berikutnya dari PKI yang ada saat ini (PKIX) dan juga melakukan perubahan standar PKI sebagai salah satu bentuk web services. Dengan demikian XKMS dapat melakukan proses registrasi pasangan kunci-publik (private-key dan public-key), penentuan lokasi penyimpanan kunci-publik, validasi kunci-publik, pencabutan (revoke) kuncipublik, dan pemulihan (recover) kuncipublik. Oleh karena itu, keseluruhan struktur PKI akan dikembangkan ke dalam lingkungan berbasis XML. XML Key Management Specification yang diterapkan sebagai web service akan mengurangi bentuk “ketergantungan” terhadap fungsi PKI yang terintegrasi dalam aplikasi. Sebelumnya penyedia PKI haruslah mengembangkan fungsi-fungsi khusus yang diterapkan pada produk aplikasi yang akan digunakan sedangkan dengan adanya XKMS sebagai web service, pada pengembangan produk aplikasi cukup dibuat fungsi untuk menentukan pengguna (client) yang mengakses fungsi/layanan yang disediakan oleh XKMS.
Fungsi-fungsi pada XMKS meliputi:
  •  Registration (registrasi). Layanan pada XKMS dapat digunakan untuk mendaftarkan (registrasi) pasangan kunci dengan menggunakan fungsi “register”. Pembangkitan pasangan kunci-publik dapat dilakukan oleh client ataupun layanan. Pada saat kunci-kunci telah terdaftarkan, layanan XKMS akan melakukan pengelolaan pencabutan ataupun pemulihan kunci-kunci, yang dibangkitkan oleh server ataupun client.
  • Locating. Pada XKMS terdapat fungsi yang digunakan untuk mendapatkan kembali kunci-publik yang terdaftar.
  • Validation (validasi). Fungsi validasi digunakan untuk memastikan bahwa kunci-publik yang telah didaftarkan dengan layanan XKMS valid dan tidak kadaluarsa ataupun telah dicabut.
  • Keunggulan utama XKMS dibandingkan PKI yang ada sebelumnya adalah proses enkapsulasi kerumitan yang ada pada PKI menjadi komponen pada sisi server. Dengan demikian pihak client hanya perlu mengetahui cara mengakses antarmuka yang disediakan. 

WEB SCIENCE SECURITY

WS-Security atau juga dikenal sebagai Web Service Security Core Language (WSS-Core) merupakan spesifikasi keamanan Web Service yang mendefinisikan mekanisme pengamanan pada level pesan SOAP untuk menjamin message integrity & confidentiality.
Standard WS-Security saat ini dikembangkan secara resmi oleh OASIS berdasarkan spesifikasi yang diusulkan oleh Microsoft, IBM, dan VerySign pada 11 April 2002. Selanjutnya, OASIS melalui Web Service Security Technical Committee (WSS) melanjutkan pengembangan WS-Security dengan menetapkan beberapa spesifikasi teknis terpisah, seperti Core Specification, SAML Profile, XMrL Profile, X.509 Profile, dan Karberos Profile. Produk WSS untuk Core Specification (WSS-Core) adalah WSS: Soap Message Security. Spesifikasi lain yang merupakan bagian dari Core Specification ini adalah WSS: User Name Token Profile dan WSS: X.509 Certificate Token Profile.

Sumber Referensi :

Rabu, 16 November 2016

ARTIKEL STUDI KASUS DAMPAK TWITTER & FACEBOOK DI KALANGAN PARA REMAJA



DAMPAK TWITTER & FACEBOOK DIKALANGAN PARA REMAJA

Pada era modern ini perkembangan internet dan new media sangatlah pesat. Terbukti dengan terciptanya telepon seluler, notebook, layanan internet, dan gadget multi fungsi lainnya. Dengan terciptanya gadget tersebut, manusia di masa sekarang ini dapat dengan mudah berkomunikasi tanpa memiliki kendala karena dibatasi oleh jarak dan waktu. Saat ini layanan internet sangatlah digandrungi oleh masyarakat dunia. Dengan adanya layanan internet ini dapat memudahkan manusia dalam mencari informasi dan kemudahan berkomunikasi dengan manusia diseluruh dunia dengan bantuan aplikasi media sosial.

Salah satu media sosial yang banyak digunakan oleh masyarakat dunia adalah Twitter. Hampir seluruh masyarakat dunia telah menggunakan Twitter sebagai media berkomunikasi. Di Indonesia sendiri sudah sangat banyak pengguna Twitter, tidak hanya dari kalangan dewasa dan remaja saja bahkan kini anak sekolah dasar pun telah banyak yang menggunakan Twitter. Twitter sendiri sangatlah digandrungi oleh kalangan remaja. Banyak remaja era sekarang yang menggunakan Twitter sebagai sarana mengobrol biasa, ada juga yang menggunakannya sebagai sarana untuk mendapatkan berita-berita terbaru mengenai artis-artis yang diidolakan.

Media sosial Twitter memang akan sangat membantu manusia bila digunakan dengan bijaksana. Namun saat ini kebanyakan pengguna Twitter dari kalangan remaja telah salah dalam memanfaatkan media sosial ini. Banyak sekali remaja yang menggunakan Twitter sebagai sarana untuk mem-bully, dan sebagai sarana bergosip. Tentu keadaan tersebut sangatlah memprihatinkan, para remaja yang telah salah dalam memanfaatkan media sosial Twitter ini sudah pasti tidaklah faham akan apa saja akibat negatif yang akan muncul nantinya.

Akhir-akhir ini banyak pemberitaan di media cetak dan elektronik mengenai penyalahgunaan situs jejaring sosial. Beberapa berita yang paling hangat adalah kasus seorang remaja laki-laki yang membawa kabur seorang remaja perempuan yang dikenal melalui situs media sosial Facebook, dan penyalahgunaan media sosial Twitter sebagai sarana bisnis prostitusi yang dilakukan oleh kalangan remaja. Keadaan ini sangat ironis dan bertentangan dengan tujuan utama dari jejaring sosial yaitu untuk memudahkan dan memberikan keuntungan bagi manusia saat ingin berkomunikasi dan mencari informasi.

Tidak hanya pada kehidupan umum saja yang terkena dampak buruk dari penyalah gunaan jejaring sosial. Didunia pendidikan kini juga sudah ditemukan beberapa kasus penyalahgunaan media sosial. Dampak terburuk dalam dunia pendidikan yang dihasilkan dari media sosial adalah menurunnya motivasi dan prestasi siswa dalam belajar. Motivasi adalah hal yang paling penting dalam siswa untuk mendapatkan prestasi belajar. Jika motivasi yang didapatkan siswa untuk belajar menurun maka akan menurun pula prestasi yang dicetak oleh siswa.

Yang paling mengkhawatirkan adalah pada era teknologi dan globalisasi seperti sekarang ini, telepon seluler yang dulunya hanya berfungsi sebagai alay pemanggil jarak jauh, kini dapatdigunakan uantuk mengakses internet dan jejaring social. Jadi siswa tidak perlu lagi ke warnet untuk mengakses situs pertemanan ,melainkan dapat mengaksesnya langsung ditelepon seluler mereka. Hal ini semakin menambah banyak kasus penyalahgunaan situs jejaring social untuk hal yang tiddak sesuai dengan aturan.

 Tidak hanya siswa, para mahasiswapun tidak luput dari dampak situs jejaring sosial ini. Sebuah penelitian terbaru dari Aryn Karpinski, peneliti dari Ohio State University, menunjukkan bahwa para mahasiswa pengguna aktif jejaring sosial seperti facebook ternyata mempunyai nilai yang lebih rendah daripada para mahasiswa yang tidak menggunakan situs jejaring sosial facebook. Dari 219 mahasiswa yang diriset oleh Karpinski, 148 mahasiswa pengguna situs facebook ternyata memiliki nilai yang lebih rendah daripada mahasiswa non pengguna. Menurut Karpinski, memang tidak ada korelasi secara langsung antara jejaring sosial seperti facebook yang menyebabkan nilai para mahasiswa atau pelajar menjadi jeblok. Namun diduga jejaring sosial telah menyebabkan waktu belajar para siswa atau mahasiswa tersita oleh keasyikan berselancar di situs jejaring sosial tersebut. Para pengguna jejaring sosial mengakui waktu belajar mereka memang telah tersita. Rata-rata para siswa pengguna jejaring sosial kehilangan waktu antara 1–5 jam sampai 11–15 jam waktu belajarnya per minggu untuk bermain jejaring sosial di internet.
       
Berdasarkan hasil riset Yahoo di Indonesia yang bekerja sama dengan Taylor Nelson Sofres pada tahun 2009, pengguna terbesar internet adalah usia 15-19 tahun, sebesar 64 persen. Riset itu dilakukan melalui survei terhadap 2.000 responden. Sebanyak 53 persen dari kalangan remaja itu mengakses internet melalui warung internet (warnet), sementara sebanyak 19 persen mengakses via telepon seluler. Sebagai gambaran, Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia pada 2009 menyebutkan, pengguna internet di Indonesia diperkirakan mencapai 25 juta. Pertumbuhannya setiap tahun rata-rata 25 persen. Riset Nielsen juga mengungkapkan, pengguna Facebook pada 2009 di Indonesia meningkat 700 persen dibanding pada tahun 2008. Sementara pada periode tahun yang sama, pengguna Twitter tahun 2009 meningkat 3.700 persen. Sebagian besar pengguna berusia 15-39 tahun. Hal ini menunjukkan bahwa memang benar adanya pengguna situs jejaring sosial adalah dari kalangan remaja usia sekolah.

Motivasi dan prestasi belajar siswa dapat menurun karena situs jejaring sosial. Buktinya pada penelitian yang dilakukan oleh Aryn Karpinski yang sudah ditulis di bagian atas. Prestasi belajar dalam hal ini nilai siwa menurun akibat terlalu sering membuka situs jejaring sosial di internet. Hal ini mungkin karena motivasi belajar siswa tersebut juga menjadi berkurang karena lebih mementingkan jejaring sosialnya daripada prestasi belajarnya sendiri. Motivasi sangat memegang pengaruh yang penting terhadap siswa, karena dengan motivasi siswa tersebut dapat menyadari betapa pentingnya belajar untuk kehidupan yang akan datang. Motivasi juga berpengaruh terhadap pencapaian cita-cita siswa yang mungkin telah tertanam sejak siswa itu memiliki cita-cita. Untuk itulah motivasi belajar siswa perlu dipertahankan dan jangan sampai motivasi tersebut menurun akibat dari penggunaan sius jejaring sosial yang semakin menghawatirkan.
A.   DAMPAK POSITIF MEDIA SOSIAL

1)    Sebagai media penyebaran informasi.
remaja menjadi mudah untuk memperoleh informasi yang ada di internet karena adanya blog atau website. Selain itu social media juga bias digunakan sebagai lahan informasi dalam bidang pendidikan kebudayaan, dan lain-lain.

2)    Memperluas jaringan pertemanan.
berkat situs media social ini remaja menjadi lebih mudah berteman dengan orang lain di seluruh dunia. ,eskipun sebagian besar diantara mereka tidak pernah bertemu secara langsung.

3)    Situs jejaring sosial membuat anak dan remaja menjadi lebih bersahabat, perhatian, dan empati.
Misalnya memberikan perhatian saat ada teman mereka berulang tahun, mengomentari foto, video dan status teman mereka, menjaga hubungan persahabatan meski tidak dapat bertemu secara fisik.

4)    Sebagai sarana untuk mengembangkan keterampilan dan sosial. Pengguna daapat belajar bagaimana cara beradaptasi,bersosialisai dengan publik dan mengelola jaringan pertemanan.

5)    Internet sebagai media komunikasi, setiap pengguna internet dapat berkomunikasi dengan pengguna lainnya dari seluruh dunia.

6)    Media pertukaran data. Dengan menggunakan jaringan situs-situs web para pengguna internet di seluruh dunia dapat saling bertukar informasi dengan cepat dan murah.

7)    Sebagai media promosi dalam bisnis.
Hal ini memungkinkan para remaja yang menjadi pengusaha kecil dapat mempromosikan produk dan jasanya tanpa mengeluarkan banyak biaya.

B. DAMPAK NEGATIF MEDIA SOSIAL
1)    Susah bersosialisasi dengan orang sekitar.
Hal ini cukup mengkhawatirkan bagi perkembangan kehidupan sosial peserta didik (siswa). Mereka yang seharusnya belajar sosialisai dengan lingkungan justru lebih banyak menghabiskan waktu untuk berselancar di dunia maya bersama teman teman di komunitas jejaring sosialnya, yang rata-rata membahas sesuatu yang tidak penting. Akibatnya kemampuan interaksi siswa menurun.

2)    Membuat seseorang menjadi penyendiri dan susah bergaul.
Situs jejaring sosial di internet membuat penggunanya memiliki dunia sendiri, sehingga tidak sedikit dari mereka tidak peduli dengan orang lain dan lingkungan di sekitarnya. Seseorang yang telah kecanduan situs jejaring sosial sering mengalami hal ini. Yang mengakibatkan dirinya tidak peduli dengan lingkungan sekitarnya lagi.

3)    Menghamburkan uang.
Akses internet untuk membuka situs jejaring sosial jelas berpengaruh terhadap kondisi keuangan siswa (terlebih kalau akses dari warnet). Tidak jarang siswa menggunakan uang SPP mereka untuk pergi ke warnet sekedar untuk membuka situs jejaring sosial saja. Ini dapat dikategorikan sebagai pemborosan, karena menggunakan uang secara tidak produktif.

4)    Berkurangnya Waktu Belajar Siswa.
Hal ini sudah jelas, karena dengan mengakses internet dan membuka situs jejaring sosial siswa akan lupa waktu, sehingga yang dikerjakannya hanyalah itu-itu saja.

5)    Tertinggal dan terlupakannya bahasa formal.
Karena pengguna social media lebih sering menggunakan bahasa informal dalam kesehariannya, sehingga aturan bahasa formal mereka menjadi terlupakan.

6)    Kejahatan dunia maya.
Kejahatan dikenal dengan nama cyber crime. Kejahatan dunia maya sangatlah beragam. Diantaranya : carding, hacking, cracking, phising, dan spamming.

7)    Berkurangnya privasi pribadi.
Dalam sosial media  kita bebas menuliskan dan men-share apa saja, Sering kali tanpa sadar kita mempublish hal yang seharusnya tidak perlu disampaikan ke lingkup sosial.

8)    Pornografi.
Dengan kemampuan penyampaian informasi yang dimiliki internet, pornografi pun merajalela. Terkadang seseorang memposting foto yang seharusnya menjadi privasi dia sendiri di sosial media, hal ini sangat berbahaya karena bisa jadi foto yang hanya di postingnya di sosial media disalah gunakan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.

C. SOLUSI BAGI DAMPAK NEGATIF
1)    Mempertimbangkan pemakaian TIK dalam pendidikan, khususnya untuk anak di bawah umur yang masih harus dalam pengawasan ketika sedang melakukan pembelajaran dengan TIK. Analisis untung ruginya pemakaian.

2)    Tidak menjadikan TIK sebagai media atau sarana satu-satunya dalam pembelajaran, misalnya kita tidak hanya mendownload e-book, tetapi masih tetap membeli buku-buku cetak, tidak hanya berkunjung ke digital library, namun juga masih berkunjung ke perpustakaan.

3)    Pihak-pihak pengajar baik orang tua maupun guru, memberikan pengajaran-pengajaran etika dalam ber-TIK agar TIK dapat dipergunakan secara optimal tanpa menghilangkan etika.

4)    Perlu ada kesadaran peran dan kerjasama antara seluruh pengguna lanyanan TIK.

5)    Menggunakan software yang dirancang khusus untuk melindungi ‘kesehatan’ anak. Misalnya saja program nany chip atau parents lock yang dapat memproteksi anak dengan mengunci segala akses yang berbau seks dan kekerasan.

6)    Meletakkan komputer di ruang publik rumah, seperti perpustakaan, ruang keluarga, dan bukan di dalam kamar anak. Meletakkan komputer di dalam kamar anak, menurut Nina akan mempersulit orangtua dalam hal pengawasan. Anak bisa leluasa mengakses situs porno atau menggunakan games yang berbau kekerasaan dan sadistis di dalam kamar terkunci. Bila komputer berada di ruang keluarga, keleluasaannya untuk melanggar aturan pun akan terbatas karena ada anggota keluarga yang lalu lalang.

7)    Untuk mencegah kecanduan orang tua perlu membuat kesepakatan dengan anak soal waktu bermain komputer. Sehingga pada usia yang lebih besar, diharapkan anak sudah dapat lebih mampu mengatur waktu dengan baik.

8)    Pemerintah sebagai pengendali sistem-sistem informasi seharusnya lebih peka dan menyaring apa-apa saja yang dapat di akses oleh para pelajar dan seluruh rakyat Indonesia di dunia maya. Selebihnya, Kementrian juga bisa menyebarkan filter berupa program software untuk menekan dampak buruk teknologi informasi. Kedua, perlu adanya dukungan dari orangtua, tokoh budaya hingga kalangan agamawan, untuk mensosialisasikan tentang saran, manfaat dan sisi positif twitter & facebook.

Sumber & Referensi:
https://tinifeehily.wordpress.com/2012/09/05/cara-atau-solusi-untuk-menanggulangi-dampak-negatif-dalam-teknologi-informasi/